Saran ini bukan berarti menghalangi kreativitas diri kita. Nggak. Sama sekali bukan
menulis
Belajar, Mengajar, dan Menuliskannya
Bagi saya, proses belajar yang mengasyikkan adalah sambil mengajar. Mengapa? Sebab, setiap kali saya akan mengajar, minimal sekali saya membuka catatan yang pernah saya pelajari. Bahkan dalam beberapa kesempatan, saya harus mencari tahu lebih dalam apa yang harus saya sampaikan pada saat mengajar. Itu artinya, ilmu saya insya Allah makin bertambah–atau setidaknya merevisi dan menguatkan apa yang sudah dipahami sebelumnya setiap kali saya mengajar.
Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama?
“Menulis kata pertama atau kalimat pertama boleh sembarang. Sesuka kita, selama masih nyambung dengan judul dan tentu saja isi tulisannya. Bebas saja tuliskan. Mau dimulai dari sapaan silakan, boleh dimulai dari kutipan seseorang atau kata permintaan dan kata tanya, tak dilarang juga jika dimulai dengan kalimat pertama dalam tulisan dengan cerita yang pernah kita alami. Bebas.
Tulisan Asyik, Pembaca Tertarik
Aktivitas menulis termasuk salah satu dari sekian banyak aktivitas yang bisa menyenangkan. Menulis tidak saja menyenangkan, tapi juga sekaligus menyegarkan semangat hidup. Betapa tidak, menulis menumbuhkan kebahagiaan tersendiri bagi penulisnya karena sudah bisa berbagi apa saja dengan pembacanya.
Hindari ‘Kalimat Raksasa’
Keasyikan kita membaca bisa disebabkan salah satunya dari kalimat yang mudah dimengerti. Untuk bisa membuat orang cepet ngerti, kita harus memberikan trik khusus.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- …
- 11
- Berikutnya

















