Antara Belajar Menulis dan Belajar Setir Mobil
Menulis itu keterampilan, makin sering dilatih (biasanya) makin mahir. Begitu pula dengan menyetir mobil, adalah keterampilan. Jika sering berlatih, maka (biasanya) juga makin mahir. Pokoknya, semua hal yang ada prakteknya (tak sekadar teori) bisa…
Belajar Menulis dengan Menulis
Banyak di antara murid saya yang merasa sudah kalah sebelum belajar dengan benar. Bahkan ada di antara mereka yang menjadikan rasa malas sebagai penyebab ketidak-berdayaannya dalam belajar menulis. Perlu diketahui bahwa rasa malas sebenarnya kita sendiri…
“Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?”
Saya sering mendapat pertanyaan dari peserta workshop menulis atau siapapun yang kebetulan bertemu saya dan berbicara seputar menulis: “Bagaimana caranya bisa menulis? Apa saja yang harus dipersiapkan agar tulisan bagus dan enak dibaca? Bagaimana supaya…
Menulis Itu Menyenangkan
Michael Crichton, penulis novel “Jurassic Park” memberikan motivasi tentang menulis dengan kalimat-kalimat ini: “Sebuah karya akan memicu inspirasi. Teruslah berkarya. Jika Anda berhasil, teruslah berkarya. Jika Anda gagal, teruslah berkarya. Jika Anda…
Alirkan Saja Idemu!
Pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para penulis pemula atau mereka yang hendak belajar menulis adalah: “Bagaimana cara mengalirkan gagasan atau ide yang kita miliki dalam sebuah tulisan?” Jawaban saya sederhana: Segera alirkan ide lewat tulisan…
Menulis hal-hal kecil
Apa yang Anda pikirkan sebelum menulis? Apa saja tema yang hendak ditulis? Apa ide yang ada di pikiran saat ingin menulis? Sederet pertanyaan ini perlu dijawab. Beberapa teman yang pernah saya tanya tentang hal itu mengaku ingin menulis yang bagus,…
Mengapa kita harus menulis?
Saya pikir kita semua pernah menulis, minimal nulis SMS. Nah, tentu saja menulis SMS itu ada tujuannya. Dengan alasan itulah saya memposting tulisan ini ke blog. Siapa tahu kita jadi lebih semangat lagi dalam menulis. Berikut ini secara singkat saya…
Lawanlah, meski dengan menulis
Saat-saat di mana kita tak memiliki tenaga untuk melawan, kita masih bisa menulis. Saat-saat di mana suara kita dibungkam, kita masih bisa menulis. Saat-saat fisik kita dipenjara, kita masih bisa menulis. Lakukanlah perlawanan, meski dengan hanya menulis.