Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

Inspirasi

Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah

By osolihin
Selasa, 21 Januari 2014 4 Min Read
0
Post Views: 1,670

Waduh, ini kesannya heroik banget ya? Nge-blog, nulis, dan berdakwah. Semoga saja niatnya memang demikian. Hehehe…(insya Allah). Blog, bagi saya adalah sarana di dunia maya untuk mengekspresikan pikiran dan pendapat kita (baik tertulis maupun dalam bentuk suara, gambar, foto, dan juga video). Blog adalah media online mirip catatan harian kita untuk menampilkan apa yang kita rasakan dan ingin kita tuangkan agar bisa dibaca oleh orang lain dan mereka bisa mengambil manfaat dari apa yang kita sampaikan. Ya, manfaat. Sebab, jika mafsadat atau kerusakan, ya percuma kita berbagi. Cuma bikin dosa dan memperbanyaknya saja karena disebarkan kepada khalayak.

Selain blog, sekarang sudah ada jejaring sosial semisal Facebook dan Twitter. Itu juga semacam catatan harian kita. Ditulis setiap kali kita ingin menyampaikan informasi, opini, perasaan hati, termasuk ada yang lupa diri dengan menjadikannya sebagai sarana menyebar fitnah, berbohong dan melawan orang-orang yang berbuat baik. Itu semua dikembalikan kepada penggunanya. Mau berbuat apa dengan sarana yang sudah disediakan itu. Apakah untuk kebaikan, atau ingin mengembang-biakkan keburukan. Tentu saja ada konsekuensinya atas pilihan-pilihan tersebut.

Bagi saya, karena menyukai menulis. Maka, blog adalah arena ‘bermain’ kata dan kalimat yang kemudian disusun menjadi sebuah tulisan utuh. Tujuan saya, tentu saja apa yang saya pikirkan, apa yang saya rasakan, dan apa yang saya inginkan bisa ditulis dan orang lain berharap mengambil manfaatnya. Tulisan-tulisan saya di blog ini (www.osolihin.net) dan juga blog saya lainnya (www.osolihin.wordpress.com)–termasuk di Facebook (www.facebook.com/oleh.solihin) dan juga di Twitter (www.twitter.com/osolihin)–bahkan saya juga menjajal ngeblog di Kompasiana (www.kompasiana.com/osolihin) dan punya akun di Youtube (http://www.youtube.com/user/osolihin) adalah ‘cerminan’ diri saya. Saya ingin agar pembaca tahu apa yang saya tulis (termasuk yang disajikan dalam bentuk video tersebut)–jika itu ada manfaatnya, saya berharap dari tulisan-tulisan yang saya buat itu bisa diambil dan disebarkan lagi. Jika dalam tulisan itu ada kesalahan, sudilah kiranya memberikan kritikan dan argumentasi yang benar agar saya bisa mengubah pendapat saya yang salah kemudian meralatnya.

Baca juga:  Menulis, antara idealisme dan periuk nasi

Oya, adanya blog dan jejaring sosial ini ternyata membuat ‘lapar menulis’ saya makin menjadi-jadi. Setiap kali ada kesempatan bisa terhubung ke internet (entah dari ponsel, modem atau jariangn wi-fi), hampir selalu saya ‘bernafsu’ untuk menulis banyak hal yang sudah berjejalan di pikiran dan perasaan saya melalui pengamatan pancaindera terhadap berbagai peristiwa yang saya lihat dan rasakan. Semoga saja ini membawa kebaikan bagi saya untuk terus memiliki keinginan berbuat baik. Saya menyadari bahwa ilmu saya masih sedikit, maka saya insya Allah akan terus belajar. Agar proses belajar saya terekam dengan benar baik dalam sebuah catatan, maka saya memiliki blog dan akun-akun di jejaring sosial yang ada. Sehingga setiap kali saya memiliki pendapat atau informasi, bisa saya bagikan di media-media tersebut. Selain tentunya, juga saya sebarkan melalui buku-buku yang sudah berhasil diterbitkan sejak 2002 silam. Inilah media-media penyampai pesan saya. Boleh dikatakan, secara ‘level atas’, saya berharap, itulah bagian dari dakwah saya, yang mungkin saat ini lebih banyak melalui tulisan.

Jadi, bagi kawan-kawan yang lain: ayo tetap ngeblog, terus nulis, dan senantiasa berdakwah. Berbagilah melalui berbagai kreasi yang kita sanggup buat: tulisan, gambar, foto, suara, dan juga video yang tentunya bermanfaat bagi banyak orang. Semoga amal shalih yang kita semai ini berbuah pahala dan senatiasa kita hanya mengharap ridho Allah Ta’ala. Kita tentunya ingin agar ilmu yang kita miliki (sesedikit apapun itu jumlahnya) bisa menjadi amal shalih yang pahalanya terus mengalir meski kita sudah wafat.

Baca juga:  Sampai di Bulan Sya'ban

Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya.” (HR Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)

Dan pada riwayat Ibnu Majah dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik apa yang ditinggalkan oleh seseorang setelah kematiannya adalah tiga perkara: anak shalih yang mendoakannya, shadaqah mengalir yang pahalanya sampai kepadanya, dan ilmu yang diamalkan orang setelah (kematian) nya.”

Blog, hanyalah salah satu sarana untuk berbagi ilmu dan pesan dakwah, masih banyak sarana lainnya di dunia nyata, yakni berdakwah secara lisan. Namun demikian, alangkah bagusnya jika kita bisa juga berdakwah dengan memanfaatkan media seperti blog dan jejaring sosial. Di dunia nyata hadir, di dunia maya juga eksis. Namun tentunya keberadan dan kehadiran kita (baik di dunia nyata maupun dunia maya) bukan menjadi biang kerok kerusakan dan penyebar kemaksiatan, tetapi kita mengikrarkan diri untuk menjadi orang yang menyemai amal shalih dan berharap keridhoan Allah Ta’ala. Insya Allah. Semoga kita bisa istiqomah dalam menjalankannya.

Salam,
O. Solihin
Ingin berkomunikasi dengan saya? Silakan via Twitter di @osolihin


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Baca juga:  Menulis, Buku, dan Ilmu

Tags:

blogdakwahinspirasijejaring sosialmenulisosolihinwriting
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Apa yang Kita Kejar?

Next

Jalan Berlubang dan Tanggung Jawab Pemimpin

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,017 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,962 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,523 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,192 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme

Memuat Komentar...