Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

KonsultasiProblem Remaja

Menasihati Pelaku Pacaran

By osolihin
Senin, 2 Juni 2014 1 Min Read
0
Post Views: 1,281

Asslmwrwb. Gimana caranya memberi nasehat kpd se2org yg pacaran? Novyyanti, SMP al-Khairiyah, Serang [+6283813951xxx]
Jawab:

Wa’alaykum salam warahmatullah wa barakatuh.

Dik Novyyanti, menasehati seseorang (apalagi itu kita kenal) harus berani melakukannya. Menasehati adalah bagian dari kepedulian kita untuk menyelamatkan orang tersebut dari jurang kenistaan dalam hidupnya. Sebenarnya tak ada resep khusus dalam cara menasehati seseorang yang berbuat maksiat agar kembali kepada ketaatan terhadap syariat. Namun yang pasti, isi nasehat itulah yang terpenting. Ya, cara boleh berbeda-beda, tetapi isi nasehat haruslah sama berdasarkan tuntunan syariat Islam. Tuntunan Rasulullah saw. ketika kita melihat suatu kemunkaran, tercermin dalam hadits dari Abu Said al-Khudri ra. dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemunkaran, hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemahnya iman.’” (HR Muslim). Hadits ini adalah panduan ketika kita melihat suatu kemunkaran, dimana contoh dalam pertanyaan ini adalah pacaran. Cara menasehatinya, kamu bisa ajak dialog dulu teman kamu itu, jelaskan haramnya pacaran, jika kamu kuat cegah ia.

Salam,
O. Solihin

*gambar dari sini


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Baca juga:  Kuatkan Tauhid

Tags:

konsultasipacaranremaja
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Antara Belajar Menulis dan Belajar Setir Mobil

Next

“Ini Capresku, Mana Capresmu?”

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,016 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,962 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,522 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,191 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme