Melangkah untuk Maju

Melangkah umumnya ke depan. Meski ada juga yang menuju belakang. Sama-sama melangkahkan kaki, tetapi yang pertama meneruskan perjalanan, sementara yang kedua memutuskan mundur. Sebenarnya hal yang wajar, sebab dalam perjalanan yang kita tempuh tak selalu harus terus menerus maju ke depan, adakalanya dalam beberapa kondisi diperlukan mundur dengan berbagai alasan. Namun jika niat sudah ditetapkan, sebaiknya terus melangkah maju ke depan meskipun harus berjibaku dan hadapi ujian berat. Sebab, fokus tujuan ada di depan dan itu harus kita raih dengan upaya maksimal.

Memuji Allah Ta’ala Ketika Mendapat Musibah

Ketika kita mendapatkan kebahagiaan, kita mengucap syukur alhamdulillah. Memuji Allah Ta’ala. Senang rasanya hati kita. Tulisan “alhamdulillah” tertera di mana-mana: status walls facebook, di timeline twitter, ada di SMS, di blog dan beragam media yang bisa kita jangkau dan miliki. Dahsyat!

Demi Sebuah Ilmu

Saya senang dan sekaligus bahagia bisa berbagi ilmu yang saya miliki, meski saya merasa bahwa ilmu saya masih belum banyak. Tapi karena kewajiban, akhirnya saya memenuhi janji yang telah disepakati, maka berangkat juga ke sebuah tempat yang saya sendiri belum tahu.