Skip to content
-
Langganan Channel WhatsApp dan dapatkan ragam tulisan. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

Percikan

Sampai di Bulan Sya’ban

By osolihin
Senin, 19 Januari 2026 1 Min Read
0
Post Views: 269

Alhamdulillah, sudah masuk 1 Sya’ban 1447 H. Artinya, Ramadhan sebentar lagi. Mari kita berdoa:

اللَّهُمَّ سَلَّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلَّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلا.

Allaahumma sallimnii liramadhaana wasallim lii ramadhaana wa tasallam-hu minni mutaqabbalan.

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”

Doa ini mengandung permohonan yang sangat mendalam dan berlapis.

Pertama, “Allahumma sallimnī li Ramaḍān” adalah harapan agar Allah menjaga diri kita—iman, kesehatan, dan umur—hingga benar-benar dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Tidak sekadar hidup sampai waktunya, tetapi berada dalam kondisi siap dan mampu beribadah.

Kedua, “wa sallim lī Ramaḍān” bermakna permintaan agar Ramadhan hadir kepada kita dalam keadaan utuh dan penuh keberkahan, tanpa terhalang oleh musibah, kesibukan yang melalaikan, atau kondisi yang membuat kita kehilangan kesempatan meraih keutamaannya.

Ketiga, “wa tasallamhu minnī mutaqabbalan” adalah puncak dari doa ini: permohonan agar seluruh amal ibadah yang dilakukan selama Ramadhan diterima oleh Allah Ta’ala. Sebab, bertemu Ramadhan dan beribadah di dalamnya belum tentu bernilai di sisi Allah tanpa penerimaan (qabūl).

Jadi, doa ini mengajarkan adab seorang hamba: berharap umur dan kesempatan, memohon keberkahan waktu, serta menggantungkan hasil amal sepenuhnya kepada keridaan Allah Ta’ala.

Rajab sudah berlalu, Sya’ban akan kita jalani, dan semoga sampai di bulan Ramadhan.

Baca juga:  Waspadalah dengan Istidraj

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.”

Yuk, bersiap menyambut Ramadhan. [OS]


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags:

doainspirasiosolihinRajabramadhanSya'bantulisan
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sadar Politik

Next

Hati yang Keras

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,019 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,967 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,528 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,194 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme