Keluarga Taat Syariat
Sobat, memiliki keluarga itu menyenangkan dan membahagiakan. Ada ayah kita, ada ibu, kakak, adik, kakek-nenek—baik dari pihak ayah maupun pihak ibu, kerabat dari ayah, kerabat dari ibu. Kita tak kesepian. Jika kebetulan sedang bertengkar dengan adik,…
‘Kolaborasi’ antara Iman, ilmu, dan amal
Keimanan yang kita miliki akan menjadi sia-sia jika tak memiliki ilmu. Itu sebabnya, kewajiban setelah kita beriman adalah mencari ilmu. Sabda Rasulullah saw.: “Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu…
Suami-Isteri Itu Harus Saling Menguatkan
Hidup berkeluarga membutuhkan sikap mental yang benar, baik, dan juga kuat. Tentu, karena masalah yang akan dihadapinya lebih banyak dan beragam. Itu membutuhkan perhatian dan keseriusan dalam menanganinya. Insya Allah kita akan terlatih kok. Sobat,…
Persiapan Sebelum Khitbah
Buat para cowok, sebelum kita ‘nekat’ mengkhitbah pasangan kita. Ada beberapa kriteria yang kudu jadi patokan kita. Nggak asal aja ya. Harap diperhatikan, “Jangan keburu-buru. Gunung tak akan lari dikejar” Kalem aja Mas! Hehehe…. Pertama, carilah wanita…
Sekilas Rumah Sakit di Masa Khilafah
Seiring perkembangan jaman, kepemimpinan Islam silih berganti. Semuanya memberikan warna tersendiri bagi perkembangan Islam. Islam menjadi peradaban yang maju (terutama pada masa kepemimpinan para khalifah dari Bani Umayyah dan Bani Abasiyyah). Kemampuan…
Melatih Berpikir
Betul. Kita emang kudu melatih otak kita untuk berpikir. Karena apa? Karena kita punya akal. Oya, sebenarnya definisi akal sendiri itu apa sih? Kita kudu tahu dengan jelas definisinya. Yup, definisi emang penting banget, itu sebabnya Ibn Sina pernah…
Jangan Tergesa Ungkapkan Cinta
Ah, jatuh cinta sih boleh aja. Nggak ada yang ngelarang kok. Tapi kamu tetep cool, jangan keburu geer kalo ada lawan jenis yang membalas senyummu. Jangan pula tergesa ungkapkan cinta, karena jujur saja, tak selamanya manusia bisa mengendalikan cinta. Itu…
Belajar Memahami Kenyataan Hidup
Saya pernah bertemu seseorang yang merasa hampir putus asa hadapi hidup. Menurutnya terasa begitu berat karena teramat menyiksa hati, pikiran dan tenaganya. Beberapa kali sepertinya (mudah-mudahan sih tidak sampai) ia menyalahkan kenyataan yang…