Skip to content
-
Langganan Channel WhatsApp dan dapatkan ragam tulisan. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

Percikan

Hidup Santuy Tanpa Banding-Bandingan

By osolihin
Senin, 18 November 2024 2 Min Read
0
Post Views: 452

Al-Imam Aun bin Abdillah rahimahullah berkata,

‏كنت أجالس الأغنياء فلا أزال مغموماً، أرى ثوباً أفره من ثوبي ودابة أحسن من دابتي، فجالست الفقراء فاسترحت.

“Dahulu saya biasa bergaul dengan orang-orang kaya sehingga saya selalu sedih, karena saya melihat pakaian yang lebih bagus dibandingkan pakaian saya dan kendaraan yang lebih bagus dibandingkan kendaraan saya, maka saya bergaul dengan orang-orang faqir sehingga saya merasa tenang.” (dalam al-Uzlah, karya al-Khaththaby, hlm. 32)

Kalo kudu dijelaskan detil sih gini, Al-Imam Aun bin Abdillah tuh pernah ngalamin hal yang sering kita rasain juga—rasa nggak secure pas bandingin diri sama orang lain, apalagi kalau orang itu punya barang-barang branded dan lifestyle yang bikin kita merasa nggak cukup. Bayangin deh, tiap nongkrong bareng, selalu ada aja yang bikin insecure: entah itu outfit mereka yang super stylish atau kendaraan mereka yang super kece.

Tapi ternyata, sebagaimana yang dirasakan beliau, kalau kita terus-terusan fokus ke apa yang orang lain punya, kita jadi gampang lupa sama apa yang kita punya sendiri. Jadi, daripada makin mumet, kita bisa aja memutuskan buat sering nongkrong sama orang-orang yang hidupnya lebih sederhana. Dan guess what? Hidup kita jadi lebih tenang, lebih nggak drama, lebih fokus ke hal-hal yang bikin bahagia dari dalam, bukan cuma yang keliatan dari luar.

Baca juga:  Menjual Akhirat

Intinya sih, jangan kebanyakan bandingin diri sama orang lain, apalagi soal barang-barang duniawi. Kadang, kebahagiaan itu nggak datang dari apa yang bisa kita beli, tapi dari siapa yang kita temani dan bagaimana kita melihat hidup. Jadi, yuk coba belajar buat lebih content sama apa yang kita punya dan siapa yang ada di sekitar kita. Biarkan hati jadi lebih damai, no more FOMO!

Salam,

O. Solihin


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags:

amal shalihberbuat baikdakwahhidupinspirasiislamkebaikankehidupanmedsosmembandingkanmenulismuslimosolihinpercikanremaja
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Tetaplah Berbuat Baik

Next

Rahasia Hidup Tanpa Ribet

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,018 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,964 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,526 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,194 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme