Skip to content
-
Langganan Channel WhatsApp dan dapatkan ragam tulisan. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

KulTwit

Zuhud Terhadap Harta

By osolihin
Kamis, 11 Oktober 2012 3 Min Read
0
Views: 759

Assalaamu’alaikum wr wb

Bagi kawan-kawan yang belum mengetahui KulTwit saya tentang “Zuhud terhadap Harta”, silakan simak di bawah ini. Semoga bermanfaat. Boleh disebarkan lagi agar lebih menjangkau khalayak yang lebih luas lagi. Teriima kasih.

Salam,

O. Solihin

==

  1. Kita seringkali tertipu gemerlap dunia yg sementara, tetapi sering lupa kekalnya kehidupan akhirat #fitnahharta
  2. Harta yg kita miliki sering menjadi malapetaka. Dikejar tanpa lelah, ditumpuk dan takut berkurang #fitnahharta
  3. Nafsu serakah sering bersemayam dlm jiwa yg lalai. Harta di genggaman tak jua merasa puas. #fitnahharta
  4. Harta yg kian banyak berpotensi membuat pemiliknya lupa diri. Tak ingin berbagi dan cenderung memproteksi. #fitnahharta
  5. Sebaliknya, ingin trs ditambah dan berharap bisa bertambah dgn cepat | Ini rawan utk ditipu. #fitnahharta
  6. Paradigma ingin tetap kaya dan terus bertambah harta dgn cepat dan mudah memberi peluang terjerat bisnis ilegal. #fitnahharta
  7. ‘Celakanya’ org dgn harta berlimpah tp miskin iman akan menempuh kemudahan utk mengembangkan kekayaannya, meski itu tak logis. #fitnahharta
  8. Akibatnya, org jenis begini yg jadi perhitungan adalah keuntungan semata. Bisnis baginya tak mengenal rugi. #fitnahharta
  9. Para penipu yg mengenalkan bisnis ‘bodong’ macam Koperasi Langit Biru dan sejenisnya malah dipercaya kembangkan hartanya. #fitnahharta
  10. Sebab mrk tawarkan keuntungan berlipat tanpa kerugian dlm skema bisnisnya. Pemilik harta tp awam bisnis tentu senang. #fitnahharta
  11. Maka tak heran jk mereka mudah keluarkan harta dlm jmlh banyak sambil berharap harta beranak-pinak dgn cepat #fitnahharta
  12. Keserakahan dan ketidaktahuan yg berkelindan dgn nafsu hubbudunya sering membuat buta-tuli pemilik harta. #fitnahharta
  13. Akibatnya, mereka percaya begitu saja kpd jenis bisnis ‘bodong’ tsb, apalagi pengelolanya dilabeli ustadz. #fitnahharta
  14. Jaya Komara dgn bisnis ‘bodong’ Koperasi Langit Biru jg dikenal sbg ustad. Pemilik harta yg terjerat siasatnya terpedaya. #fitnahharta
  15. Ada banyak kasus serupa dimana mrk yg berinvestasi di bisnis ‘bodong’ tsb disuntikkan pesan: kembangkan harta jgn kanzul maal. #fitnahharta
  16. Sepintas terlihat benar pesannya. Tetapi ada maksud licik utk memperdaya pemilik harta yg awam bisnis. #fitnahharta
  17. Tetapi bg pemilik harta yg sdh tergiur keuntungan flat tiap bulannya sekian persen jadi lupa diri. Tak sadar sdg jd korban. #fitnahharta
  18. Tetap saja mrk membuka kran tabungan dan gelontorkan harta tanpa curiga akan ‘dikadalin’ pengelola bisnis ‘bodong’ tsb. #fitnahharta
  19. Apalagi ketika pengelola bisnis menggandeng org2 yg scr psikologis dipercaya pemilik harta yg lupa diri, mrk kian percaya. #fitnahharta
  20. Bagi pengelola bisnis ‘bodong’, strategi tsb tentu saja kemenangan besar krn akan mudah menarik dana melalui mediatornya. #fitnahharta
  21. Lebih dahsyat lagi efeknya jk pengelola mendapat pengakuan dari pelaku wirausaha dan trainer terkenal melalui testimoninya. #fitnahharta
  22. Maka ‘jamaah’ yg mengenalnya akan sangat gampang percaya utk menginvestasikan hartanya di bisnis ‘bodong’ tsb. #fitnahharta
  23. Ukurannya sederhana: pengelola dipuji setinggi langit sbg milyarder oleh trainer terkenal. Pemilik harta tak ragu lagi. #fitnahharta
  24. Apalagi jika bukti2 kekayaan tampak nyata pada org2 yg jadi mediator atau pemilik harta | Kian terpedaya para korban. #fitnahharta
  25. Bercermin dari kasus ini, sebetulnya kita, kaum muslimin, sudah diajarkan bagaimana cari dan kelola harta dgn cara halal. #fitnahharta
  26. Selain itu Rasulullah saw. juga mengajarkan sifat zuhud trhadap harta, sabar, dan juga syukur | Sayangnya ini sering dilupakan. #fitnahharta
  27. Berkaitan dgn sifat zuhud, sabda Rasulullah saw., “Berbahagialah siapa yg mendapat hidayah taat pada Islam, kehidupannya sederhana >>
  28. >> dan menerima (merasa cukup dgn apa yg ada),”(HR Tirmidzi) | Tetapi kini banyak kaum muslimin yg abai. #fitnahharta
  29. Rasulullah saw. jg mewanti-wanti agar kita tak terpukau dengan gemerlap harta dan kekayaan berlimpah | Tetapi kita juga lalai. #fitnahharta
  30. Rasulullah saw. bersabda, : “Tidaklah pengrusakan dua serigala yang lapar yang dilepas dalam rombongan kambing melebihi dari pengrusakan >>
  31. >> yang diakibatkan sifat tamak rakus kepada harta dan kedudukan terhadap agama seseorang.”(HR Tirmidzi) | Waspadalah! #fitnahharta
  32. Semoga kita menjadi hamba2 Allah Swt yg merasa cukup dgn pemberianNya, tidak serakah dan tidak bernafsu hubbudunya. #fitnahharta
Baca juga:  Jangan Salahkan Islam

==


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags:

bisnisfitnahhartailegalinvestasi
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Karakter Orang yang Sadar dan yang Lalai

Next

Terorisme, Media, dan Korbannya

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,056 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,033 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,971 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,536 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,201 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme