Skip to content
-
Langganan Channel WhatsApp dan dapatkan ragam tulisan. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

KonsultasiProblem Remaja

Nazar, tapi tidak kuat melaksanakannya

By osolihin
Rabu, 28 September 2011 1 Min Read
0
Post Views: 934

Tanya:
Aslmwrwb. Bagaimana caranya saya telah bernajar, puasa senin dan kamis tapi ternyata sy tidak kuat menjalaninya?
JALI. Tanah Sareal Bogor, Ds. Sukadamai. [+6281380950xxx]

Jawab:
Wa’alaykum salam warahmatullah wa barakatuh.
Dik Jali, Nazar itu adalah mewajibkan atas diri sendiri untuk melakukan sesuatu perbuatan (ibadah) untuk Allah Swt. yang asal hukumnya tidak wajib. (Lihat Kasysyaf al-Qanna‘ an Matni Iqna‘ 6: 273). Misalnya aja puasa sunnah senin-kamis. Hukum asalnya sunnah. Tapi karena sudah bernazar misalnya puasa senin-kamis selama setengah tahun, maka menjadi wajib alias mau nggak mau harus dilaksanakan. Nah, masalahnya, gimana kalo nggak kuat menjalaninya? Waduh, ini kan janji ya, Dik. Udah gitu janjinya kepada Allah Swt. lagi. Tapi kalo emang nggak kuat menunaikannya, harus ditebus alias membayar kaffarah (denda). Dalilnya ada di QS al-Maaidah [5]: ayat 89. Gimana bayar dendanya? Kamu harus memberi makan 10 orang miskin dengan makanan yang biasa kamu makan atau memberi pakaian kepada mereka. Bisa juga memerdekakan seorang budak. Kalo nggak sanggup dari ketiga pilihan itu, ya, bayar dendanya dengan puasa selama tiga hari. So, jangan asal nazar ya. Kudu dipikirin juga pelaksanaannya. Moga bermanfaat

Salam,
O. Solihin


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Baca juga:  Seputar Terjemahan

Tags:

ibadahnazarremaja
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Karakteristik Esai

Next

Pemula Ingin Menulis

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,019 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,967 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,528 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,195 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme