Karya yang Membawa Malapetaka
Sebelum gonjang-ganjing bin kisruh Kucumbu Tubuh Indahku karya Garin Nugroho beberapa hari belakangan ini, film ini pernah jadi bagian dalam liputan khusus Majalah TEMPO edisi 6 Desember 2018 silam. Saat membaca TEMPO edisi itu, saat itu masih…
Remaja dan Politik
Soal politik di negeri kita lagi panas-panasnya. Belum lama digelar Pilkada serentak di 171 daerah pada 27 Juni 2018 lalu. Sudah terpilih pula kepala daerah yang ikut berkompetisi di ajang pilkada tersebut. Tentu saja, karena dalam sistem demokrasi yang…
Dilan, Bukan (sosok) Pilihan
“Jangan pacaran. Ini berat. Kau tak akan kuat balasan dosanya.” Zaman saya SMA, mungkin seumuran dengan tokoh fiksi bernama Dilan. Hanya beda gaya. Saya tahun 1990 sudah ikut-ikutan jadi anak rohis, bukan anak gang motor. Saya tidak pernah pacaran. Rasa…
BNPT Getol Lakukan Pemburukan Citra Islam
Menurut Noam Chomsky yang ahli linguistik terkemuka di MIT (Massachussetts Institute of Technology) AS, pemburukan citra Islam adalah bagian dari upaya Barat–khususnya negara adikuasa Amerika Serikat–menata dunia menurut kepentingan mereka. Barat…
7 Hal Penting Saat Membaca Berita
Alhamdulillah punya kesempatan untuk berbagi lagi dengan Anda semua. Setiap hari kita dijejali oleh banyak informasi (salah satunya berupa berita) di media massa. Namun, dari sekian banyak berita yang kita baca, kadang menimbulkan salah informasi dan…
5 Hal yang Terlarang di Facebook
Ada 5 hal (menurut saya) yang perlu diketahui para pengguna Facebook sebelum melakukan posting atau update status. Bahkan saya menyebutkan dengan istilah “terlarang”. Ini semata untuk kehati-hatian saja. Apa saja 5 hal yang terlarang di…
“Splash After Class”, Mengajari Remaja Jadi Liberal
Sebenarnya bukan hanya rencana pesta bikini pelajar SMA selepas ujian nasional saja yang mengajari remaja jadi liberal, tetapi semua kondisi kehidupan saat ini sudah mengajari remaja untuk jadi liberal. Acara Splash After Class yang sedianya…
‘Menggoreng’ Isu ISIS, Mengalihkan Perhatian Publik
Media massa, meski sudah ada ‘lawan tanding’ bernama sosial media, nampaknya masih digdaya untuk menyasar kelompok masyarakat di barisan paling bawah: akar rumput. Umumnya, mereka tak begitu memiliki kesempatan untuk berlama-lama di jejaring sosial, atau…