Skip to content
-
Langganan Channel WhatsApp dan dapatkan ragam tulisan. Subscribe Now!
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

O. Solihin

berbagi inspirasi, belajar menata diri

  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
  • Beranda
  • Profilku
  • Buku Karyaku
  • Tulisan di gaulislam
  • Kumpulan File
Subscribe
Close

Search

KonsultasiSeputar Penulisan

Karakteristik Esai

By osolihin
Selasa, 27 September 2011 2 Min Read
0
Post Views: 655

Pertanyaan:

assalamu’alaikum Wr.Wb

Langsung saja. Saya mau tanya tentang apa saja karakteristik dari esai? Saya ingin tahu apa yang membedakannya dengan opini, lalu format penulisannya sebaiknya seperti apa?

Terimakasih telah berkenan menerima saya berkonsultasi.

Pengirim: Yance Arizona

Jawaban:

‘alaikumussalam wr wb

Salam kenal dan terima kasih atas kiriman e-mailnya. Semoga kita semua diberkahi oleh Allah Swt. Esai sebenarnya (hampir) sama saja dengan opini. Sebab, definisi dari esai itu sendiri adalah karangan prosa (bukan menggunakan kaidah puisi) yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Itu sebabnya, artikel di media massa itu bertaburan data-data teknis, tapi lebih ke arah pemaparan sepintas lalu dan itu murni pendapat pribadi penulisnya setelah membaca pendapat lain dari begitu banyak karya yang telah dibacanya. Opini juga adalah pendapat si penulis terhadap suatu masalah. Jadi sama saja.

Format penulisan esai biasanya dimulai dari membeberkan fakta yang hendak dinilai menurut pendapat kita. Itu sebabnya harus kuat di data dan bahan yang mendukung penulisan tersebut. Kemudian menganalisis fakta tersebut menurut pengamatan kita. Jika perlu diberikan saran, ya kita sampaikan saran kita. Jika perlu dikritisi, sampaikan juga alasan kita. Baru terakhir kesimpulan kita. Bisa mendukung fakta tersebut, bisa juga menolaknya. Singkatnya demikian.

Untuk persiapan menulisnya, bisa menentukan tema apa yang akan kita tulis. Lalu mengumpulkan bahan dan data untuk mendukung tulisan kita. Proses selanjutnya bisa langsung saja menulis. Tapi tak ada salahnya juga jika kita membuat kerangka tulisan (outline) untuk tujuan agar tulisan kita fokus. Tidak melebar ke mana-mana. Efefktif dan efisien sesuai keperluannya.

Baca juga:  Kriteria Khusus dalam Pembuatan Essay

Demikian, semoga bermanfaat dan selamat menulis esai.

Salam,

O. Solihin


Eksplorasi konten lain dari O. Solihin

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags:

esaimenuliswirting
Author

osolihin

Follow Me
Other Articles
Previous

Menyelesaikan masalah tanpa emosi

Next

Nazar, tapi tidak kuat melaksanakannya

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Terpopuler

  • 9 Langkah untuk Menulis Buku - 32,051 views
  • Hati-hati dengan Sum’ah - 28,019 views
  • Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah - 27,967 views
  • Mengapa bingung menuliskan kalimat pertama? - 26,528 views
  • “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?” - 26,195 views

Komentar Terbaru

  • osolihin pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • robbil pada “Sosmed Addict”, Buku Terbaruku
  • osolihin pada Buku Karyaku
  • osolihin pada “Hidup untuk Makan”
  • Arif pada Buku Karyaku
Copyright 2026 — O. Solihin. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme