Tulisanku di gaulislam

Tulisan-tulisan saya di Buletin Remaja gaulislam (sejak 2007 hingga sekarang). Buletin ini saya kelola bersama beberapa teman mulai 29 Oktober 2007. Awalnya sempat ada edisi cetaknya. Hanya saja, pada pertengahan tahun 2016, mulai fokus ke publikasi online di website gaulislam. Sebagai catatan, buletin gaulislam adalah versi “perjuangan” kelanjutan dari buletin STUDIA yang juga pernah saya…

Continue reading Tulisanku di gaulislam

#7 Antara Dakwah, Mendidik Anak, dan Poligami

Hal yang umum ‘dipertanyakan’ ketika ada orang yang melakukan poligami adalah: “dakwah saja belum giat, malah poligami; mendidik anak saja belum bisa benar, kok nikah lagi?” Ada sebab tentunya. Mungkin yang bersangkutan melihat fakta bahwa pelaku poligami tersebut ada yang dakwahnya kendor. Satu istri saja nggak semangat dakwah, ini malah nikah lagi. Mereka berpikir, akan menambah…

Continue reading #7 Antara Dakwah, Mendidik Anak, dan Poligami

#6 Tempat, Waktu, dan Tunggangan

Ini sekadar sharing. Bahwa ternyata ketika seseorang memiliki keunikan–berbeda dengan kebanyakan orang, memiliki jabatan atau kedudukan tertentu, termasuk menjadi pelaku poligami–pasti akan menjadi sorotan orang-orang di sekitarnya. Betul. Saya mengalami hal yang demikian, ketika sudah poligami. Begini ceritanya. Suatu hari saya masuk kantor. Seorang rekan kerja bertanya (entah serius atau bercanda, tapi mungkin sama saja…

Continue reading #6 Tempat, Waktu, dan Tunggangan

#5 Bersama dalam Taat

Ketika memutuskan untuk berpoligami, salah satu yang perlu juga dipertimbangkan adalah hubungan anak-anak kita dengan ‘ibu’ baru mereka dan saudara baru mereka. Tak mudah untuk mencairkan dinding es yang mungkin sudah dibangun sejak awal di hati mereka tentang persepsi mereka terhadap kehadiran orang lain. Kehadiran orang baru dalam kehidupan mereka bisa menjadi potensi konflik atau…

Continue reading #5 Bersama dalam Taat

Keluarga adalah Istana Paling Indah

Waktu saya kecil inget banget, meski awalnya nggak paham kenapa orang tua saya cerewet banget melarang saya berantem deng­an kawan main, melarang saya supaya jangan masuk rumah orang sembarangan tanpa diizin­kan pemiliknya, menganjurkan saya untuk sopan santun kalo bermain, seringkali amat bawel dengan meminta supaya saya hormat sama orang yang lebih tua, supaya meminta maaf…

Continue reading Keluarga adalah Istana Paling Indah

Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah

Waduh, ini kesannya heroik banget ya? Nge-blog, nulis, dan berdakwah. Semoga saja niatnya memang demikian. Hehehe…(insya Allah). Blog, bagi saya adalah sarana di dunia maya untuk mengekspresikan pikiran dan pendapat kita (baik tertulis maupun dalam bentuk suara, gambar, foto, dan juga video). Blog adalah media online mirip catatan harian kita untuk menampilkan apa yang kita…

Continue reading Tetap Nge-BLOG, Terus Nulis, Senantiasa Berdakwah

Jangan Ragu, Cobalah Hal Baru

Bro en Sis, waktu saya kelas 3 sampe kelas 5 SD (tahun 1983-1985), sering banget diajak sama ayah saya naik bis ke Jakarta. Paling nggak sebulan sekali. Maklum, ayah saya adalah seorang sopir bis AKAP (Antar Kota Antar Propinsi), trayeknya Kuningan-Jakarta. Dulu mah belum ada jalan tol Jakarta-Cikampek. Terus terminalnya juga masih di Cililitan. So,…

Continue reading Jangan Ragu, Cobalah Hal Baru