Menjaga Keluarga

Tidak ada komentar 1773 views

“Suruhlah anak-anakmu mentaati perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan, maka itu adalah penjagaan diri mereka dan dirimu dari api neraka.” (HR Ibnu Jarir dan Ibnu Mundzir dari Ibnu Abbas r.a.)

Anak-anak, sebagai amanah dari Allah SWT. tentu tak boleh disia-siakan kehadirannya. Sejak kecil mereka wajib diberikan pendidikan yang layak. Malah Rasulullah sebagai teladan kita sepanjang masa memberikan contoh bagaimana kita mulai memperhatian mereka dengan memberikan nama yang baik. Sabda Rasul, “Baguskanlah namamu, karena dengan nama itu kamu akan dipanggil pada hari kiamat nanti.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Hiban)

Tentu saja dalam pandangan Islam nama sangat penting artinya. Memberikan nama yang baik, tentu saja secara tidak langsung kita menginginkan anak-anak kita menjadi anak yang baik sesuai dengan nama yang diberikan. Atau paling tidak, kita akan terdorong untuk menjadikan anak-anak kita berperilaku benar dan baik.

Langkah selanjutnya, tentu sebagai upaya kita menjaga keluarga, yang dimulai dari membina anak-anak kita adalah memberikan pendidikan yang benar dan baik. Bagaimana pun pendidikan adalah tanggungjawab orangtua terhadap anak-anaknya. Keluargalah sebagai wadah perdana anak mengenal baik dan buruk suatu perbuatan. Sabda Rasul, “Setiap kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawabannya atas apa yang telah dipercayakan kepadanya. Dan seorang ayah bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya. Dan seorang ibu bertanggung jawab atas harta dan anak suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban atasnya.” (HR Bukhori – Muslim)

Pasti, setiap orangtua tidak menginginkan anak-anaknya jadi berandalan dan sulit diatur. Maka sebagai konsekuensinya, kita harus memberikan pendidikan sejak usia dini kepada mereka. Dalam sebuah pepatah, “Belajar di waktu kecil, ibarat melukis di atas batu. Sementara belajar di waktu besar (dewasa) seperti melukis dalam lautan.”

Pepatah ini bukan asal bunyi. Karena pada faktanya, kita sering kerepotan mengurus dan membina anak-anak ketika mereka sudah dewasa dan mengenal berbagai perilaku, sementara saat mereka kecil kita tidak pernah memberikan pendidikan yang benar dan baik. Al hasil, anak menjadi sulit untuk diubah. Seharusnya, sejak kecil anak sudah dibiasakan mengenal Allah melalui ciptaan-Nya, menanamkan kecintaan pada Rasul dan tokoh Islam, mengenalkan dan membiasakan membaca Al-Qur’an, menciptakan kegiatan-kegiatan islami, menciptakan suasana yang islami di dalam keluarga, kemudian bagi anak yang wanita mereka dibiasakan untuk mengenakan busana muslimah.

Tanggungjawab kita dalam menjaga keluarga, khususnya bagaimana membina anak-anak begitu ditekankan oleh Allah SWT. Firman-Nya, “Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah (iman, ilmu dan amal), yang mereka khawatirkan terhadap kesejahteraan mereka, oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS an-Nisaa [4]: 9)

Dengan demikian, bila sejak kecil anak dididik dengan benar dan baik, Insya Allah anak-anak kita ketika menginjak remaja sudah bisa menjaga diri mereka sendiri. Tidak akan mudah terpengaruh oleh ajakan teman-temannya untuk tawuran, menolak ajakan menjadi pengguna narkotika, menghindari seks bebas dan perbuatan maksiat lainnya. Sebagai orangtua tentu saja, kita sangat bahagia menyaksikan anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Yang pada gilirannya nanti bakal menjadi penghalang kita dari siksa api neraka. Dalam sebuah hadits masyhur riwayat Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amal perbuatannya, kecuali tiga hal: shodaqoh jariah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya.”

Salam,

O. Solihin

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Menjaga Keluarga"