Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel » Mengapa Harus Bangkit?

Mengapa Harus Bangkit?

(1156 Views) Senin, 20 Mei 2013 05:15 | Published by | No comment

Islamic_flag_white_housePastinya kita nggak mau dong jadi orang yang punya semangat minimalis. Qonaah boleh saja, tapi jangan sampe merasa puas dengan kondisi kita saat ini. Celakanya justru kondisi kita sekarang ini lagi ada di bawah. Kan aneh dong kalo nggak mau bangkit. Kamu yang gagal lulus ujian, kamu yang gagal ngelamar kerjaan, termasuk kamu yang gagal menjadi menantu, jangan putus asa. Masih ada hari esok untuk kita. Tapi tentunya, hari esok yang lebih baik tak akan pernah ada bagi mereka yang malas untuk bangkit. Allah Swt. berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [TQS ar-Ra’d [13]: 11]

Bangkit itu perlu, bahkan wajib sobat. Apalagi bila kita bicara tentang masa depan Islam. Ya, Islam. Agama yang selama ini kita anut, belum kembali ke puncak kejayaan setelah mengalami kemunduran. Dan yang berperan selama ini—di saat maju dan mundur—adalah kita, kaum muslimin.

Ketika Islam mencapai kegemilangan di masa Rasulullah dan Khulafa ar-Rasyiddin serta pemimpin-pemimpin setelahnya, umat Islam sedang getol-getolnya menjadikan Islam sebagai pedoman hidupnya. Islam udah menyatu dalam pemahaman dan tingkah laku kaum muslimin di masa lalu. Mereka sama sekali tak mau mele­paskan diri dari Islam. Islam maju, ketika umat­nya juga lengket dengan ajaran Islam. Daripada melepaskan akidah Islam, lebih baik nyawa mela­yang. Lebih mulia kok di hadapan Allah.

Eh, begitu umat Islam menjauhi agama­nya, saat itulah Islam perannya mulai pudar. Semakin hari semakin hilang wibawanya. Umat Islam berlomba-lomba meninggalkan Islam. Maklum, pada saat yang bersamaan serangan terhadap Islam semakin gencar. Sebagai contoh, umat Islam dicekoki dengan pema­haman bahwa jihad tidak wajib lagi. Jihad itu defensif, alias bertahan. Padahal, jihad bisa opensif, alias melakukan berbagai penaklukan seperti di masa Rasulullah, para khulafa ar-Rasyidin, dan pemimpin setelahnya. Jihad juga bisa berarti defensif, alias bertahan.

Singkatnya, begitu kaum muslimin terbuai dengan pemahaman itu, Palestina diserbu dan direbut Pasukan Salib Eropa. Saat itu, kaum muslimin lengah. Memang, meski akhirnya Palestina kembali bisa menjadi milik kaum muslimin pada perang berikutnya, tetapi ide sesat kadung udah menyebar di kalangan kaum muslimin. Akhirnya apa yang terjadi? Kita lihat sekarang, giliran Isreal yang mengacak-ngacak tanah Palestina. Suriah pun sudah membara sejak dua tahun silam. Rezim Bashar Assad bahkan membunuhi rakyatnya sendiri. Di Myanmar, tepatnya di Rohingya, saudara-saudara kita menderita di sana akibat kekejaman mayoritas Budha yang sepertinya mendapat restu dari rezim yang berkuasa. Itu baru tiga contoh saja, belum nasib saudara kita yang lainnya di belahan bumi ini. Menyedihkan.

Jadi, upaya membangkitkan Islam dan kaum muslimin, adalah syarat mutlak untuk menjadikan Islam sebagai kekuatan handal di dunia ini. Ini tanggung jawab kita semua. Ayo, mulai dari tumbuhkan kecintaan kepada Islam, pelajari, pahami, amalkan dan bersama-sama sebarkan melalui perjuangan dakwah Islam untuk menegakkan kembali Islam sebagai ideologi negara. Kita harus bangkit segera. Semangat!

Salam,
O. Solihin
Ingin berkomunikasi dengan saya? Silakan via Twitter di @osolihin

*Gambar dari sini

No comment for Mengapa Harus Bangkit?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *