#1 “Ke Mana dan di Mana”

Tidak ada komentar 260 views

Ini adalah dua pertanyaan yang jadi trending topic sejak saya memiliki “dua dapur” lebih dari setahun lalu.

Pertanyaan ini selalu dilontarkan krucil: Muhammad Mujahid Fii Sabilillah Leboe, Thariq Muhammad Al Fatih, dan Maryam Zahratul Jannah Leboe.

“Abi ke mana dulu?” Thariq biasanya nanya sepulang dari mushola atau masjid.

“Bapak nanti malam nginep di mana?” Muhammad dan Maryam sering bertanya ini.

Kadang-kadang Ulfah Mumtazah (2 tahun lebih dikit usianya) sudah tahu jika abinya nginep di uminya, berarti ada laptop di meja dan langsung minta diputar film favoritnya: Baby’s Day Out.

Mengatur waktu dan jatah bermalam awalnya ribet, tapi saya jalani saja. Kedua jodohku juga sudah sepakat. Pengaturannya dalam satu pekan adalah per hari bergiliran karena jarak antar “dapur” hanya dipisah halaman yang membentang cukup luas di kompleks pesantren. Tetapi ada satu hari “bebas” dimana bisa digunakan jatah bermalam di salah satu jodohku dengan giliran 2 pekan sekali. Misalnya, saat ini jodoh pertama di hari Ahad, Rabu, Jumat. Jodoh kedua di hari Sabtu, Senin, dan Kamis. Hari Selasa itu waktu “bebas” yang bisa digunakan salah seorang jodohku secara bergiliran. Misalnya pekan pertama, jodoh pertamaku mendapat jatah 2 malam: Selasa dan Rabu. Pekan kedua, jodoh keduaku mendapat jatah 2 malam: Senin dan Selasa. Begitu seterusnya. 🙂

Sekadar ingin menulis. Momennya juga mungkin dipas-paskan saja dengan kondisi sekarang yang sedang viral di medsos seputar poligami (lengkap dengan pro-kontranya).

Alhamdulillah, kami menjalaninya tidak berat. Perlu kerjasama suami dan istri-istrinya. Ada gesekan dan konflik adalah hal biasa. Pada pernikahan monogami juga biasa terjadi, kok. Tergantung bagaimana upaya kita menyelesaikannya dengan dasar iman dan ilmu. Insya Allah selalu ada solusi terbaik.

#sekadarsharing #poligami #praktekpoligami

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "#1 “Ke Mana dan di Mana”"