• writing-diary
    Senin, 17 Juni 2013

    “Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?...

    Saya sering mendapat pertanyaan dari peserta workshop menulis atau siapapun yang kebetulan bertemu saya dan berbicara seputar menulis: “Bagaimana ca...
  • writing
    Senin, 29 April 2013

    Menulis Itu Menyenangkan

    Michael Crichton, penulis novel “Jurassic Park” memberikan motivasi tentang menulis dengan kalimat-kalimat ini: “Sebuah karya akan memicu inspir...
  • bukusaft10
    Sabtu, 26 November 2011

    Alirkan Saja Idemu!

    Ya, alirkan saja idemu dalam tulisan. Jangan berpikir tentang tulisan yang jelek atau bagus. Karena pikiran tersebut akan menghambat dan mengganggu pr...
  • writingletters
    Kamis, 24 November 2011

    Menulis hal-hal kecil

    Assalaamu’alaikum wr wb Apa yang Anda pikirkan sebelum menulis? Apa saja tema yang hendak ditulis? Apa ide yang ada di pikiran saat ingin menulis...
Next
  • writing-diary
  • writing
  • bukusaft10
  • writingletters
Previous

Saling Memaafkan Itu Tanda Perhatian

saling-memaafkan_3584_lIya, kalo nggak mau ngasih maaf dan juga nggak mau minta maaf, itu tandanya udah nggak saling cinta dan sayang lagi. Udah nggak peduli dan perhatian. Itu sebabnya, saling memaafkan dan meminta maaf adalah bagian dari tanda perhatian kita. Bayangin aja kalo kita cuek kan nggak mungkin mau bela-belain nyambungin lagi persaudaraan yang putus. Bisa putus karena di antara kita nggak cocok lalu terjadi konflik. Nah, dengan mengevaluasi diri masing-masing lalu mengakui kesalahan dan kekeliruan yang membuat konflik dalam hubungan kita, lalu saling meminta maaf, maka insya Allah kita udah saling peduli dan perhatian. Tentunya, akan terus merawat hubungan yang ada di antara kita juga nggak ada benci di antara kita.

Sabda Rasulullah saw : “Jangan kamu saling dengki dan iri, dan jangan pula mengungkit keburukan orang lain. Jangan saling benci dan jangan saling bermusuhan, serta jangan saling menawar lebih tinggi atas penawaran yang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim yang lainnya, dengan tidak mendzaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya, dan tidak merendahkannya. Letak takwa ada di sini (Nabi saw menunjuk ke dada beliau, sampai diulang tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan sudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah, merampas harta, dan menodai kehormatan muslim lainnya” (HR Muslim) Selanjutnya… →


Fokuslah dalam Bidang Tertentu

FocusSaran ini bukan berarti menghalangi kreativitas diri kita. Nggak. Sama sekali bukan itu tujuannya. Hanya saja, seseorang yang fokus terhadap satu bidang keahlian yang sangat diminatinya dan dinikmatinya akan memberikan efek kreativitas dan ketahanan mental juang yang lebih baik ketimbang mereka yang ingin meraih segalanya untuk bisa dikuasai atau mereka yang merasa beban dalam menekuni bidang ingin diraihnya.

Mengapa demikian? Tentu saja faktor konsentrasi dan perhatian. Bila banyak yang dipikirkan dan dikerjakan, maka dalam konsentrasi dan mengerahkan kemampuan berpikirnya juga jadi lebih besar. Berbeda dengan yang fokus pada satu bidang. Kerja otak jadi lebih ringan. Lagipula, kita harus mengakui bahwa kemampuan otak setiap orang nggak bisa disamakan satu sama lain. Ada pameo di dunia jurnalistik untuk membandingkan keahlian seorang dokter spesialis dengan wartawan. Dokter spesialis itu menguasai banyak tentang sedikit hal. Tapi kalo wartawan, menguasa sedikit tentang banyak hal. Bener banget kan? Coba dokter spesialis mata, pasti lebih banyak ngerti soal mata. Kalo dokter umum, ya ngerti banyak tapi sedikit-sedikit. Termasuk wartawan yang kelihatannya banyak tahu tentang segala hal (bidang kajian), padahal tahunya itu sedikit-sedikit aja. Ya, saya juga kan pernah jadi reporter jadi bisa ngukur kemampuan diri dan teman seprofesi deh (ciee.. kagak nyombong!). Kecuali mungkin wartawan spesialis dalam liputan tertentu, seperti wartawan perang. Insya Allah ia akan ahli di bidang itu ketimbang wartawan pencari berita umum. Selanjutnya… →


“Siapa Bilang Menulis Itu Gampang?”

writing-diarySaya sering mendapat pertanyaan dari peserta workshop menulis atau siapapun yang kebetulan bertemu saya dan berbicara seputar menulis: “Bagaimana caranya bisa menulis? Apa saja yang harus dipersiapkan agar tulisan bagus dan enak dibaca? Bagaimana supaya pilihan kata yang kita rangkai dalam kalimat tidak monoton? Apakah benar menulis itu gampang, karena faktanya saya tak bisa juga menulis meski berkali-kali berlatih?” (catatan: dengan pertanyaan-pertanyaan jenis ini, sepertinya menulis jadi menyulitkan)

Oya, selain pertanyaan-pertanyaan tadi, masih banyak pertanyaan serupa meski tak sama, tetapi intinya banyak mengeluhkan ketidak-mampuan membuat sebuah tulisan. Mendapati kenyataan seperti ini, haruskah saya meralat anggapan bahwa menulis itu gampang sehingga harus berpikir ulang untuk mengatakan, “siapa bilang menulis itu gampang?” Selanjutnya… →


Mari Peduli dengan Dakwah

dakwahIslam adalah agama dakwah. Salah satu inti dari ajaran Islam memang perintah kepada umatnya untuk berdakwah, yakni mengajak manusia kepada jalan Allah (tauhid) dengan hikmah (hujjah atau argumen). Kepedulian terhadap dakwah jugalah yang menjadi trademark seorang mukmin. Artinya, orang mukmin yang cuek terhadap dakwah berarti bukan mukmin sejati. Apa iya kita tega jika ada teman kita yang berbuat maksiat tapi kita diamkan saja?

Bahkan Allah Ta’ala memuji aktivitas mulia ini dalam firmanNya: “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim”  (QS Fushshilat [41]: 33)

Dalam ayat lain Allah memerintahkan kepada kita, kaum muslimin, untuk berdakwah. Seperti dalam firmanNya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS an-Nahl [16]: 125) Selanjutnya… →


Meneladani Rasulullah saw. dan Para Sahabat

Wallpaper Muhammad Rasulullah (12)Kalo kita mau membaca kisah hidup Nabi Muhammad saw., kayaknya kita bakalan terharu deh. Gimana nggak, saat beliau masih dalam kandungan ibunya, ayahnya sudah meninggalkan beliau selama-lamanya. Kemudian di masa kanak-kanak, saat butuh kasih sayang ibunya, Muhammad pun harus kehilangan ibunda tercintanya untuk selama-lamanya. Kalo mau ngukur kehidupan dengan untung-rugi menurut pikiran kita, rasa-rasanya kehidupan seperti itu sangat membuat kita menderita.

Tapi, masa kecil Muhammad saw. sungguh sangat patut untuk kita teladani. Beliau yang oleh Allah Swt. sudah dipilih menjadi utusanNya di muka bumi ini nggak nunjukkin rasa minder atau lemah. Sebelum menjadi Nabi dan Rasul pun, Muhammad sudah berbudi pekerti baik ketimbang penduduk kabilah Quraisy pada umumnya. Kamu bisa baca lebih detil tentang kehidupan Muhammad Rasulullah saw. di buku-buku shirah tentang beliau. Biar mantap gitu lho. Karena kalo harus semua diceritakan di sini kayaknya nggak bakalan cukup deh. Selanjutnya… →